Kamis, 04 Desember 2014

KOMUNIKASI LISAN



Komunikasi lisan secara langsung adalah komunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang saling bertatap muka secara langsung dan tidak ada jarak atau peralatan yang membatasi mereka.
Komunikasi lisan yang tidak langsung adalah komunikasi yang dilakukan dengan perantaraan alat seperti telepon, handphone, dan lain sebagainya karena adanya jarak antara si pembicara dengan lawan bicara.
 
PRINSIP KOMUNIKASI LISAN
Suara adalah getaran udara ketika melewati pita suara. Bunyi adalah getaran udara yang timbul akibat sentuhan atau pergeseran dua benda atau lebih.
Nada adalah tinggi rendahnya suara. Nada dasar adalah nada yang digunakan sebagai dasar / basis bagi seseorang yang akan diproyeksikan suaranya.
1. Suara dari bunyi huruf hidup (vokal/vowel), yaitu a, i, u, e, o
2. Suara dari bunyi huruf mati (konsonan/consonant) yaitu bunyi c=ce, d=de, g=ge, j=je, b=be, dsb.
kondisi fisik seseorang akan sangat menentukan daya tahannya dalam mengeluarkan suarat kekurangan produk suara seseorang, dikenal dengan cacat vokal, dapat berupa :
a. serak (parau)
b. bindeng (sulit membuat bunyi nasal)
c. gagap (berbicara tersendat-sendat)
d. cadel (sulit membunyikan huruf konsonan)

petunjuk bagi orang yang memiliki cacat vokal :
1. suara melengking (terlalu tinggi) dapat di perbaiki dengan latihan bicara pada nada rendah
2. suara berat (bas) dianjurkan berbicara nada agak lebih tinggi.

Kelebihan komunikasi secara lisan :
1.      Dapat menimbulkan komunikasi timbal balik secara langsung
2.       Dapat memberi penjelasan secara rinci
3.       Dapat menimbulkan partisipasi secara langsung
4.      Kelebihan dan Kekurangan Komunikasi Lisan
Kekurangan komunikasi secara lisan :
1.      Memerlukan penyesuaian di dalam berkomunikasi
2.      Memerlukan penjelasan lebih terperinci
3.      Tidak dapat di pakai sebagai dokumentasi tertulis