Minggu, 24 April 2016



Memilih Jurusan Manajemen

SOFTSKILL B.INDONESIA 2

MEMILIH JURUSAN MANAJEMEN

Assalamuallaikum, Perkenalkan nama saya Yahya Ayyasy saya sekarang kuliah di Kampus  Universitas Gunadarma, sekarang saya sudah semester 6  dan saya mengambil jurusan Manajemen. Waktu SMK saya mengambil Jurusan Tata boga, setelah saya lulus saya ayah saya bertanya kepada saya “ayas kan sekarang udah lulus smk mau langsung kerja atau mau Kuliah ? “ Karena saya tidak memiliki link untuk bekerja, saya memutuskan untuk kuliah.

Awal saya bingung mau kuliah jurusan apa ? dan Dimana harus kuliah ?, lalu saya ingat kata – kata waktu saya sedang Praktek Kerja Lapangan (PKL), beberapa teman saya bilang sepertinya ayas cocok deh ngambil jurusan Psikolog, tapi saya lupa apa yang menjadi alasan mereka, mengatakan hal tersebut dan juga ibu saya menyuruh saya mengambil jurusan Psikolog.

Dua bulan setelah saya lulus, ibu saya mendapat sms dari Universitas Gunadarma, Bahwa saya diundang utuk kuliah di Universitas Gunadarma. Awal saya bingung mengambil jurusan apa yang sebaiknya saya ambil, lalu muncullah orang yang saya tidak kenal dia menyarankan saya mengambil jurusan manajemen. Karena saya bingung jurusan apa yang sebaiknya saya amabil, akhirnya saya mendengarkan saran orang tersebut, awal ibu saya kecewa dengan pilihan saya.

Saya menjelaskan apapun yang menjadi pilihan saya, itu akan saya jalani dengan ikhlas. Yang menjadi kesedihan saya, ibu saya masih kecewa sampai sekarang dan ayah saya juga ikut – ikutan  memanasi ibu saya, abi ga pernah ngelarang ayas mau ngambil jurusan apapun, yang penting ayas sanggup ngejalaninnya. Disitulah saya sadar ibu saya tambah kecewa dengan saya.

Terima Kasih  
Perbedaan Karya Ilmiah dan Karangan Non Ilmiah

TUGAS B.INDONESIA 2 (SOFTSKILL)

11.      Karya ilmiah
Karya ilmiah merupakan karya tulis yang isinya berusaha memaparkan suatu pembahasan secara ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis atau peneliti. Untuk memberitahukan sesuatu hal secara secara logis dan sistematis kepada pembaca. Karya tulis ilmiah juga bisa bisa dikatakan sebagai tulisan yang berisi argumentasi penalaran keilmuan yang dipaparkan oleh penulis atau peneliti dan dikomunikasikan dengan bahasa yang formal dengan sistematis-metodis dan menyajikan fakta umum yang menyajikan fakta umum dan ditulis menggunakan metodologi penulisan yang benar.
Karya ilmiah juga menggunakan bahasa yang konkret, gaya bahasanya formal dan didukung fakta yang bisa dibuktikan kebenarannya. Karya tulis ilmiah adalah karya tulis yang membahas suatu permasalahan. Pembahasan ini dilakukan melalui pengamatan, penyelidikan dan pengumpulan data yang dilakukan melaui proses penelitian.

Ada beberapa ciri-ciri karya tulis ilmiah, antara lain :
-          Objektif
-          Netral
-          Sistematis
-          Logis
-          Menyajikan fakta ( bukan emosi atau perasaan )
-          Tidak Pleonastis ( kata-katanya tidak berlebihan dan hemat kata )
-          Menggunakan bahasa formal

Ada beberapa jenis karya tulis imiah, antara lain :
-          Paper ( Karya Tulis )
-          Pra – Skripsi
-          Skripsi
-          Thesis
-          Disertasi
-          Naskah seminar
-          Naskah bersambung, dan
-          Jurnal penelitian.

22.      Karya Non Ilmiah
Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
Ciri-ciri karya non ilmiah
a. ditulis berdasarkan fakta pribadi,
b. fakta yang disimpulkan subyektif,
c. gaya bahasa konotatif dan populer,
d. tidak memuat hipotesis,
e. penyajian dibarengi dengan sejarah,
f. bersifat imajinatif,
g. situasi didramatisir, dan
h. bersifat persuasif.

Jenis-jenis karya non ilmiah

  • Dongeng
  • Cerpen
  • Novel
  • Drama
  • roman.

Perbedaan karya ilmiah dengan karya non ilmiah

Istilah karya ilmiah dan nonilmiah merupakan istilah yang sudah sangat lazim diketahui orang dalam dunia tulis-menulis. Berkaitan dengan istilah ini, ada juga sebagian ahli bahasa menyebutkan karya fiksi dan nonfiksi. Terlepas dari bervariasinya penamaan tersebut, hal yang sangat penting untuk diketahui adalah baik karya ilmiah maupun nonilmiah/fiksi dan nonfiksi atau apa pun namanya, kedua-keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.
Perbedaan-perbedaan yang dimaksud dapat dicermati dari beberapa aspek. 

Pertama
Karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Faktual objektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang diteliti. Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan pengamatan atau empiri. 

Kedua
Karya ilmiah bersifat metodis dan sistematis. Artinya, dalam pembahasan masalah digunakan metode atau cara-cara tertentu dengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses pengidentifikasian masalah dan penentuan strategi.

Ketiga
Dalam pembahasannya, tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah. Dengan kata lain, ia ditulis dengan menggunakan kode etik penulisan karya ilmiah.

Perbedaan-perbedaan inilah yang dijadikan dasar para ahli bahasa dalam melakukan pengklasifikasian. Karya nonilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung fakta umum. Karangan nonilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi, dan umumnya bersifat subyektif. Bahasanya bisa konkret atau abstrak, gaya bahasanya nonformal dan populer, walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis.