Perbedaan
Karya Ilmiah dan Karangan Non Ilmiah
TUGAS B.INDONESIA 2 (SOFTSKILL)
11.
Karya ilmiah
Karya
ilmiah merupakan karya tulis yang isinya berusaha memaparkan suatu pembahasan
secara ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis atau peneliti. Untuk
memberitahukan sesuatu hal secara secara logis dan sistematis kepada pembaca.
Karya tulis ilmiah juga bisa bisa dikatakan sebagai tulisan yang berisi
argumentasi penalaran keilmuan yang dipaparkan oleh penulis atau peneliti dan
dikomunikasikan dengan bahasa yang formal dengan sistematis-metodis dan
menyajikan fakta umum yang menyajikan fakta umum dan ditulis menggunakan
metodologi penulisan yang benar.
Karya
ilmiah juga menggunakan bahasa yang konkret, gaya bahasanya formal dan didukung
fakta yang bisa dibuktikan kebenarannya. Karya tulis ilmiah adalah karya tulis
yang membahas suatu permasalahan. Pembahasan ini dilakukan melalui pengamatan,
penyelidikan dan pengumpulan data yang dilakukan melaui proses penelitian.
Ada beberapa ciri-ciri karya tulis ilmiah, antara
lain :
-
Objektif
-
Netral
-
Sistematis
-
Logis
-
Menyajikan fakta ( bukan emosi atau perasaan )
-
Tidak Pleonastis ( kata-katanya tidak berlebihan dan hemat kata )
-
Menggunakan bahasa formal
Ada beberapa jenis karya tulis imiah, antara lain
:
-
Paper ( Karya Tulis )
-
Pra – Skripsi
-
Skripsi
-
Thesis
-
Disertasi
-
Naskah seminar
-
Naskah bersambung, dan
-
Jurnal penelitian.
22. Karya
Non Ilmiah
Karya
non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan
dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung
fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan
(tidak terlalu formal).
Ciri-ciri karya non ilmiah
a. ditulis berdasarkan fakta pribadi,
b. fakta yang disimpulkan subyektif,
c. gaya bahasa konotatif dan populer,
d. tidak memuat hipotesis,
e. penyajian dibarengi dengan sejarah,
f. bersifat imajinatif,
g. situasi didramatisir, dan
h. bersifat persuasif.
Jenis-jenis karya non ilmiah
- Dongeng
- Cerpen
- Novel
- Drama
- roman.
Perbedaan karya ilmiah dengan karya non ilmiah
Istilah
karya ilmiah dan nonilmiah merupakan istilah yang sudah sangat lazim diketahui
orang dalam dunia tulis-menulis. Berkaitan dengan istilah ini, ada juga
sebagian ahli bahasa menyebutkan karya fiksi dan nonfiksi. Terlepas dari
bervariasinya penamaan tersebut, hal yang sangat penting untuk diketahui adalah
baik karya ilmiah maupun nonilmiah/fiksi dan nonfiksi atau apa pun namanya,
kedua-keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.
Perbedaan-perbedaan
yang dimaksud dapat dicermati dari beberapa aspek.
Pertama
Karya ilmiah harus
merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Faktual
objektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang diteliti.
Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan pengamatan atau empiri.
Kedua
Karya ilmiah bersifat
metodis dan sistematis. Artinya, dalam pembahasan masalah digunakan metode atau
cara-cara tertentu dengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui
proses pengidentifikasian masalah dan penentuan strategi.
Ketiga
Dalam pembahasannya,
tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah. Dengan kata lain, ia ditulis
dengan menggunakan kode etik penulisan karya ilmiah.
Perbedaan-perbedaan
inilah yang dijadikan dasar para ahli bahasa dalam melakukan pengklasifikasian.
Karya nonilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi isinya
tidak didukung fakta umum. Karangan nonilmiah ditulis berdasarkan fakta
pribadi, dan umumnya bersifat subyektif. Bahasanya bisa konkret atau abstrak,
gaya bahasanya nonformal dan populer, walaupun kadang-kadang juga formal dan
teknis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar